Tuesday, 30 December 2014

Ferris Wheel Sindu Kusuma Edupark

Minggu ini Oktri sedang libur, lebih tepatnya sedang menjalani minggu tenang :D tugas numpuk, tapi otak belum mau ngerjain. ya udah main ajaa, nggak papa lah ya sekalian ngajakin adik tercita buat refresh hahaha. Hari ini Oktri mengunjungi "Sindu Kusuma Edupark". ini tempat rekreasi baru yang ada di Yogyakarta, baru dibuka kalau nggak salah tanggal 20 bulan ini (Desember). Oktri tahu tempat ini dari instagramnya @travelingjogja, kalau instagramnya Oktri sih @motivoktri (difollow ya hihihi...)
Mau tahu lokasinya dimana? di Jalan Jambon, Sinduadi, Mlati, Kabupaten Sleman. Kalau Oktri sih nyari alamatnya lewat google maps, kata google maps sembilan menit dari kos, eh waktu aku samperin ya memang nggak jauh bedalah sama prediksinya google. jadi SMA N 4 Yogyakarta itu masih lurus, nanti sebelum Borobudur Plaza ada puter balik, na puter balik terus maju sedikit nanti ada gang namanya Jl. Jambon, na masuk aja nanti Kincir Rianya udah kelihatan kok.
Bendasarkan apa yang udah Oktri cari digoogle, HTM nya 15.000, tapi waktu kemarin Oktri kesana, Oktri ditawarin Card kaya di timezone. Kalau reguler 50.000, kalau buat dua orang 75.000. Sistemnya, ya sama juga kaya di timezone, saldo kita akan berkurang seiring dengan wahana yang kita naiki dan kita bisa isi ulang saldo di tempat yang sudah disediakan. Pelayanannya sangan friendly, menyenangkan sekali, yeeeyyy!!!
ini dia price list dari wahana di Sindu Kusuma Edupark (SKE)
  1. Segway atau kendaraan listrik seperti otoped dengan ban besar dan stang yang tinggi yang disebut dengan sebutan Pit Egrang. Untuk menikmati wahana ini tiket yang harus dibayar sebesar Rp. 25.000,- 
  2. Ferris Wheel (Kincir Ria), dengan ketinggian 48 meter dengan 28 kabin yang bisa menampung 4 orang dewasa di setiap kabin dijadikan icon utama dari Sindu Kusuma Edupark ini. Wahana yang satu ini disebut dengan sebutan Cakra Manggilingan, anda bisa menikmati pemandangan Jogja dan sekitarnya dengan menaiki wahana yang satu ini. Untuk menikmati wahana ini tiket yang harus dibayar sebesar Rp. 20.000,- 
  3. Bumper Car, yang disebut dengan sebutan Montor Tumbur memiliki arena bermain seluas kurang lebih 250 meter persegi. Anda dapat merasakan sensasi berkejar-kejaran dengan teman dan saudara Anda. Tersedia 20 mobil yang siap untuk Anda pergunakan. Untuk menikmati wahana ini tiket yang harus dibayar sebesar Rp. 20.000,-
  4. Trampolin, yang disebut dengan sebutan Ajang Lumpat. Disana tersedia 4 mat Trampolin yang siap Anda pergunakan. Anda akan didampingi kru selama Anda berlompat-lompat. Untuk menikmati wahana ini tiket yang harus dibayar sebesar Rp. 20.000.
  5. Swinger atau Kursi Ayun akan 'menerbangkan' Anda sampai dengan ketinggian 4 meter. Sambil berayun-ayun diatas Anda bisa menikmati pemandangan sekitar Sindu Kusuma Edupark. Tinggi badan minimum untuk bisa menaiki wahana ini adalah 120 cm. Untuk menikmati wahana ini tiket yang harus dibayar sebesar Rp. 25.000
  6. Kereta Api, yang disebut dengan sebutan Sepur Kluthuk. Kereta ini disediakan untuk Anda agar bisa berkeliling dan menikmati alam di sekitar Sindu Kusuma Edupark. 1 putaran kereta akan memakan waktu kurang lebih 10 menit. Untuk menikmati wahana ini tiket yang harus dibayar sebesar Rp. 10.000. 
  7. Flying Bicycle atau disebut dengan Roda Mabur. Dengan flying bicycle ini Anda akan merasakan sensasi bersepeda di udara. Sepeda ini berada diatas rel dengan ketinggian 3 meter dengan panjang rel 100 meter. Tinggi badan minimum untuk bisa menaiki wahana ini adalah 100 cm. Tiket yang harus dibayar untuk wahana ini sebesar Rp. 20.000. 
  8. Carousel atau Kemidi Puter, tersedia dengan bentuk kuda-kudaan dan kereta kencana bisa dinikmati oleh anak-anak dan dewasa. Tiket yang harus dibayar untuk wahana ini sebesar Rp. 15.000. 
  9. Rotary Cupcakes atau Cangkir Putar adalah sebuah wahana dengan bentuk cangkir yang dapat dinaiki oleh 2 orang dewasa atau 4 orang anak-anak. Dimana masing-masing cupcakes yang ada dapat berputar sendiri dan apabila perputaran tersebut terlalu kencang, maka Anda dapat menghentikan dengan menekan tombol yang Ada. Tiket yang harus dibayar untuk wahana ini sebesar Rp. 15.000. 
  10. Kereta Kecil atau Sepur Cilik. Wahana ini khusus untuk anak-anak dengan tinggi maksimum 120 cm. Kereta ini akan berputar-putar di area Plasa Winongo yang terletak di sebelah Kali Winongo. Tiket yang harus dibayar untuk wahana ini sebesar Rp. 10.000,- (sumber: http://jogjaempatroda.blogspot.com/2014/12/sindu-kusuma-edupark.html)
Buat temen-temen yang masih bingung mau refresh kemana, tempat ini bisa dipertimbangkan walaupun wahananya belum selesai semuanya, Happy Holiday!!!












Wednesday, 17 December 2014

Art Jog

Art Jog adalah festivalpameran, dan pasar seni rupa kontemporer yang digelar tahunan, Art Jog digelar di lokasi Taman Budaya Yogyakarta. Acara ini pertama kali diadakan pada tahun 2008 dengan nama Jogja Art Fair yang merupakan rangkaian acara Festival Kesenian Yogyakarta. Pada tahun 2009 Jogja Art Fair pisah dari Festival Kesenian Yogyakarta dan pada tahun 2010 mengubah namanya menjadi Art Jog. Art Jog diselenggarakan oleh Heri Pemad Art Management.
Karena Oktri kebetulan kuliah di Yogyakarta dan berkesempatan mengunjungi Art Jog maka Oktri mau sekedar bagi pengalaman ini yaaa. Oktri berkesempatan mendatangi Art Jog tahun ini, tahun 2014. Art Jog 2014 diselenggarakan pada 7-22 Juni 2014 di Taman Budaya Yogyakarta dengan tema "Legacies of Power". Mengangkat tema politik yang bersamaan dengan tahun pemilihan umum di Indonesia. Salah satu karya yang terpajang di depan Taman Budaya berjudul "Goni Kabinet" karya Samsul Arifin berupa instalasi 150 figur boneka berbahan karung goni.(http://id.wikipedia.org/wiki/Art_Jog)
Di bagian depan dari Taman Budaya dipasangi boneka-boneka goni. 
Boneka-boneka dari kain goni itu menggambarkan tentang kabinet kita saat ini. 
Di dalam Taman Budaya nanti kita akan disuguhi dengan hasil-hasil karya mulai dari 2D hingga 3D dengan tema-tema politik, wanita, dan segala yang ada kehidupan ini. Segala karya yang ditampilkan di Art Jog mengandung pesan tersirat yang kita sebagai penikmatnya harus mengartikannya sendiri.



























Tuesday, 16 December 2014

Hari Anti Korupsi #GropyokanKorupsi

9 Desember kemarin hari apa coba? hari anniversary kamu sama mantan? duuhhh....bukan gaiiss, 9  Desember tu hari "Anti Korupsi Se-Dunia". di Indonesia peringatan hari anti korupsi diselenggarakan di Yogyakarta, siapa yang mengikuti rangkaian acaranya? yuukk cuunngg!!! Jadi rangkaian acaranya tu ada arak-arakan, trus ada seminar dan segala pameran di UGM, kemudian malamnya ada Konser Gropyokan dengan tema "Korupsi Adalah Kita".
Oktri hari itu emang bener-bener lagi selo, oktri dateng aja ke GSP dan ikut seminar sama keliling stand-stand kementrian dan semua yang ada di sana. Banyak info yang Oktri dapet dari sana.Sore hari waktu lagi makan sama mbak sepupu dan lg scrolling Time Line #twitter, kita ngeliat ada konser #GropyokanKorupsi di stadion Kridosono. Tanpa mikir panjang, jam delapan kita berangkat dan nggak lupa atribut kita pake (topeng tikus). ini FREE, dan nggak nyangka banget kalo massa yang dateng sebegitu banyak dengan kostum item-item. Ngeri sih ada di dalem stadion degan suasana kaya gini, hiiiiii.....Bintang tamunya ada #Gigi #SupermanIsDead #ShaggyDog #Navicula #JogjaHipHopFoundation , Awalnya kita mau nonton Gigi, eh sampai sana Gigi udh nyanyi lagu terakhir :') yaaa syedih gitu terusan, dan kita pulang :DYang Oktri liat dari kerumunan orang yang bejibun banyak banget memadati stadion itu karna memang ada tujuan yang sama di antara kita (kaya pacaran aja -_-) yakni nonton konser, entah itu yang mau di tonton Gigi, SID, Shaggy Dog, atau yang lainnya. Yang pasti ada rasa memiliki di antara mereka atas apa yang akan mereka tonton, salut deh buat mereka yang mendedikasikan diri pada apa yang mereka idolakan, semoga untuk negara dan bangsa ini mereka dan saya juga bisa berdedikasi penuh seperti apa yang mereka lakukan di konser itu, aamiin.







Sunday, 14 December 2014

Sekaten, Kerumunan Tanpa Kelas

Sekaten atau upacara Sekaten (berasal dari kata Syahadatain atau dua kalimat syahadat) adalah acara peringatan ulang tahun nabi Muhammad s.a.w. yang diadakan pada tiap tanggal 5 bulan Jawa Mulud (Rabiul awal tahun Hijrah) di alun-alun utara Surakarta dan Yogyakarta. Upacara ini dulunya dipakai oleh Sultan Hamengkubuwana I, pendiri keraton Yogyakarta untuk mengundang masyarakat mengikuti dan memeluk agama Islam.
Pada hari pertama, upacara diawali saat malam hari dengan iring-iringan abdi Dalem (punggawa kraton) bersama-sama dengan dua set gamelan Jawa: Kyai Nogowilogo dan Kyai Gunturmadu. Iring-iringan ini bermula dari pendopo Ponconiti menuju masjid Agung di alun-alun utara dengan dikawal oleh prajurit Kraton. Kyai Nogowilogo akan menempati sisi utara dari masjid Agung, sementara Kyai Gunturmadu akan berada di Pagongan sebelah selatan masjid. Kedua set gamelan ini akan dimainkan secara bersamaan sampai dengan tanggal 11 bulan Mulud selama 7 hari berturut-turut. Pada malam hari terakhir, kedua gamelan ini akan dibawa pulang ke dalam Kraton. (sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Sekaten)
Jumat, 12 Desember 2014 kemarin Oktri dan teman-teman berkesempatan berkunjung dan merasakan uforia pesta rakyat Yogyakarta. kalian tanya kenapa kita mainnya malem Jumat? ya karena kita selo dari tugas kuliah di hari jumat, dan ada satu alasan yang paling mendasari dari keluarnya kami di Jumat malam adalah karena kita jomblo -_- kalau yang lainnya main disabtu malam dan bareng gandengan, kita mainnya di Jumat malam dan bareng gandengan juga, tapi gandengnnya banyak bukan cuma gandengan berdua :D Sabtu malam ya kita ketemu ortu biar dapet sangu buat minggu berikutnya hahaha.
secara kasat mata sekaten itu nampaknya adalah kumpulan dari beberapa pasar malam, ya nggak? tapi pasar malam yang istimewa karena dibalut dengan adat dan ajaran agama Islam yang boleh kita telisik lebih dalam lo siiiss.... kalau di sekaten ada hal yang nggak bleh kamu lewatkan, namanya kora-kora. dan kemarin Oktri sama temen-temen nyoba naikin tu kora-kora. baru antri tiket dan ngeliat orang yang naik kora-kora aja pala barbie trus pusing gitchuuu, tapi udah terlanjur dibeliin tiket, soooo.....mau nggak mau ya harus mau hahahaha. waktu naik kora-kora Oktri saranin kamu harus siap mental karena kora-kora itu bisa mencapai kemiringan yang nggak bisa didefisinikan bahkan jadi lurus hiiiiii....ngeri banget. rasanya tu udah mau melayang, terbang ke atas gitu, jadi disaranin pegangan kursi bagian belakang dan pegangan sama temen kamu yang emang berani naik tu kora-kora biar kamu nggakk terbang, kan kasian tu udah jomblo eh terbang....nanti nggak ada yang nangkep lo di bawah hahaha.
di sekaten kita bakal nemuin berbagai macam orang looo...kelas sosial? serasa tersamarkan lo, semua mebaur menikmati pesta rakyat ini. cobain gih gaaiiisss!!!





Monday, 1 December 2014

AKU TEMUKAN ARJUNA DI BADUY DALAM

Minggu lalu Oktri berkesempatan mengunjungi saudara kita di Banten, tahu nggak siapa yang Oktri kunjungi? yaaaa...bener "Suku Baduy". Awalnya sebelum keberangkatan Oktri pengen bangen masuk sampai Baduy dalam, namun setelah membaca, mencari informasi sana-sini, dan mendapat info dari temen-temen yang menakutkan saya pindahkan tujuan ke Baduy Luar. Sesampainya di terminal Ciboleger (terminal pemberhentian dimana kita meninggalkan segala bawaan yang kita bawa tadinya dan hanya membawa barang yang dianggap perlu saja) Oktri menyampaikan ketakutan saya kepada dosen saya, Pak Grendi. Beliau menanyakan kenapa harus takut dan sedikit-banyak mempengaruhi jalan pikiran saya, dari situ keinginan Oktri untuk masuk ke Baduy dalam muncul lagi. Kemudian muncul semboyan saya "Kalau saya kuat saya masuk ke dalam, kalau tidak ya ya diluar saja" hahaha nggak mutu banget yaaa. Sesampainya di Baduy luar kami makan siang dan Oktri merasa masih sanggup untuk berjalan bermil-mil lagi hahaha akhirnya Oktri memutuskan untuk masuk ke Baduy dalam. Disepanjang perjalanan dari Baduy luar sampai Baduy luar kita bakal disuguhi pemandangan yang emejiiiinngg bingoooo dan banyak hal baru yang bakal kita temui,misalnya sistem tanam padi yang tidak di sawah yang digenangi air namun di tanah yang kering dan ada pengusir hama yang bentuknya kaya kincir baguuusss deeehhh.
Saya naik hanya membawa sepasang baju ganti, roti, cream-cream, minum, dan sleeping bag. Jangan tanya soal sabun, pasta gigi atau semacamnya.Kenapa? ya....karena Oktri berniat masuk ke Baduy dalam. Di Baduy dalam segala macam sabun yang mencemari alam dilarang digunakan, namun kalau cream-cream yang tidak meninggalkan sisa di alam tidak apa-apa dibawa. kebayang nggak kalau kita pakai behel dan nggak boleh sikat gigi, iuuhh banget kan? hahaha. Kalau Oktri sih ngakalinnya ketika di Ciboleger Oktri sikat gigi dulu sebelum naik hihihi. Saran lagi nih ya ketika kita mau ke Baduy dalam jangan lupa bawa baju ganti soalnya kita jalan melewati hutan sekitar 4 KM untuk Baduy luar dan 12,5 KM untuk Baduy dalam, bawa rain coat juga buat jaga-jaga kalau nantinya hujan. Kemarin waktu Oktri naik itu kebetulan hujan, dan hujannya mulai ketika kami sampai di tanjakan 1 KM, tanjakan ini kemiringannya 45 derajat deh kayanya dan panjangnya ditaksir 1 KM, kebayangkan rasanya gimana? hahaha. oh iya waktu di terminal Ciboleger itu nanti ada anak-anak yang menjual tongkat seharga 3000 rupiah, saran saya belilah untuk membantu kita jalan soalnya trek yang bakal kita lewati itu naik turun bukit, tiga atau empat bukitlah yang bakal kita lewatin. Oh iya, bagi yang jarang olahraga bahkan jalan seperti Oktri ini jangan lupa kalau naik ke Baduy dalam bawalah koyo atau cream yang bisa merilekskan otot. kenapa harus bawa ini? yaaa karena waktu kita jalan sih nggak kerasa capek atau pegelnya soalnya seneng sama pemandangan dan bareng sama temen-teman, tapi nanti kalau udah santai bakal kerasa tuh sakitnya, paha, betis bakal kenceng dan sakiiittt. Bawa snack, roti, sama minum juga penting banget, buat apa? buat di jalan, soalnya jalannya jauh banget. Kita kemarin dari Ciboleger sampai ke Baduy dalam kurang-lebih sekitar empat setengah jam perjalanan, kebayangkan hausnya kaya gimana dan lapernya pengen ngemil hahaha. Satu lagi yang saya sarankan untuk dibawa adalah sleepingbag, kenapa? karena di sana kita nggak bakal nemu yang namanya kasur dan di sana itu dingin bbrrr.... di Baduy rumahnya semodel dengan rumah panggung gitu dan alasnya kayu yang dilapisi tikar anyam, jadi kalaupun kamu nggak bawa sleepingbag bawalah sarung atau selimut biar bisa bobo hihihi tapi kalau kamu mau pake sleepingbag kamu bakalan bobo nyenyaaakkk deh hahahaa
Di Baduy dalam kita nggak boleh mengaktifkan segala macam alat elektronik, jadi selagi masih di Baduy luar kita photo-photo dulu. Ini photo yang saya postjuga diambil waktu di Baduy luar. Di baduy luar (yang kami datangi) dan Baduy dalam memang tidak ada listrik, jadi kita hidup secara gelap-gelapan :D dan nggak bisa ngecharge pastinya :p
Eh iya kalian pasti bertanya-tanya kenapa Oktri nggak pake kerudung diphoto ini, ya kan? duuuhhh so sorry ya guys, tadinya tu Oktri pake kerudung item bunga-bunga gitu, tapi ketika perjalanan keringat mengalir deras dan nggak betah akhirnya Oktri copot dan oktri siasati pake topi itu. So sorry banget yaaaa atas kesalahan ini :( 
kalian mau tau nggak siapa itu yang di samping aku? itu namanya Aa Arjun, nama panjangnya Arjuna. Namanya kaya sinetron yang lagi ngehitzz banget itu ya? hahaha. Dia orang paling setia dan pekerja keras deh, mau tau buktinya? niii.....orang Baduy itu menikah satu kali seumur hidup, pendampingnya hanya satu. ketika ia sudah dijodohkan ya maka mereka akan hidup bersama selamanya, nggak ada tuh yang namanya selingkuh kaya jaman sekarang(baru pacaran aja udah selingkuh, uuupppsss!!!)dan pekerja keras karena orang Baduy tidak mengenal alat transportasi dan asal kalian tahu mereka nggak pake alas kaki looo :o hebat banget kan?
Oh iya kalau orang kulit putih alias bule nggak boleh masuk Baduy ya, kalo pakle boleh lah yaa hahahaa, tapi kalau ada darah asing dikit kaya aku gini bolehlah ya hihihi karnakan udah bukan kulit putih lagi tapi kulit coklat sekarang :D




gini nih tampilan Oktri waktu muncak ke Baduy dalam pake celana lapangan, sweater bahan kaos, topi biar nggak panas, tongkat, sendal gunung, dan di tas ada perlengkapan yang Oktri butuhin